11.1.11

Happy shopping

Fiuh..akhirnya keinginan berbelanja barang bayi terlaksana sudah setelah sekian lama menahan hasrat, gairah dan napsu untuk beli-beli. Meskipun belanja kemarin itu sebenernya juga bukan pertama kali kita berdua belanja buat si kecil. Sebulan yang lalu, ketika mengantar saudara ke toko oleh-oleh, ada toko perlengkapan bayi di sebelahnya. Iseng, daripada liat keripik tempe berbagai rasa, kita masuk ke toko itu. Dan dengan dongonya, barang yang pertama kita beli itu adalah bak mandi karet bentuk bebek yang baru bisa dipake ketika si kecil 6 bulan. Lha gimana lagi, pas masuk toko itu, langsung terpesona liat bebek nangkring dengan semoknya di pajangan. Serasa liat kembaran. Ya sudahlah..beli dan berharap nanti anakku mandinya serasa di pangkuan mboknya. Secara bentuknya sama. Sama mlembungnya :D


Sebenarnya belum belanja juga bukan semata-mata karena alasan belum 7 bulan si, tapi lebih karena nggak ingin beli barang yang ternyata nggak dibutuhkan atau terlalu banyak beli barang yang nantinya cuma sebentar terpakai. Karena terus terang aja, kita berdua bener-bener nggak paham kalau masalah perlengkapan bayi ini. Barang yang kita beli sebenarnya tinggal yang pokok-pokok aja, sama mainan-mainan buat bayinya. Karena Alhamdulilah di bulan ke empat kehamilan, mas dan mbakku udah baik hati mengantar barang warisan si Naira. Ada box bayi kayu lengkap dengan bantal pinggiran box, ayunan, stroller, gendongan, bantal guling, mainan bayi. Hwaa..melegakan! melegakan isi rekening, huehe..makasih ya Naira J.
Nah, karena nggak paham itulah, daripada kita plonga-plongo di toko dan malah beli barang yang nggak guna, akhirnya survey dulu dengan browsing di berbagai situs ibu & anak, baca majalah, buku dan nanya sana sini kebutuhan baby apa aja. Setelah itu aku buat daftar yang terdiri dari berbagai item meliputi kebutuhan mboknya habis melahirkan, pakaian bayi, pernak-pernik bayi, peralatan mandi, perlengkapan menyusui, mainan bayi. Ternyata efektif juga. Cukup ke 1 toko dari jam 10 sampai jam 1 siang, dari 75 item 95% kebutuhan baby insyaAlloh sudah terpenuhi. Tinggal beberapa barang yang memang lagi kosong, nggak tersedia di situ atau nggak cocok dengan selera bapak dan mboknya.
Tapi meski judulnya udah bawa daftar dan cuma menghabiskan waktu 3 jam di toko yang nggak terlalu luas juga, tapi ternyata lumayan membuat gempor kaki dan dihafal sama mbak-mbaknya karena bolak-balik nanya. Dari gayanya se keliatannya ngerti banget. Bawa daftar yang sudah diprint dan bolpen, liat barang, liat daftar, milih..coret daftar. Milih barang, masukin keranjang, coret daftar. Dari jauh lebih mirip orang kulakan daripada calon ortu labil lagi belanja. Gayaa banget. Tapi ujung-ujungnya nanyanya nggak mbois :”mbak, emang kalo makein popok kain itu gimana sih?” Atau “mbak, kalau pakein kaos dalam untuk bayi baru lahir emang bisa? Saya kan ngeri…” Atau malah sering salah milih ukuran baju buat bayi. Pertama datang yang kita pilih justru yang buat bayi usia 6 bulan. Pas dikasih tau yang ukuran new born, malah shock liat ukurannya,. Biasa liat ukuran XXL si.. (liat ukuran baju sendiri). Tapi akhirnya tugas belanja terselesaikan dengan baik. Nggak (terlalu) meleset dari daftar, dan sesuai dengan budget. Semoga aja apa yang kami beli kemarin nggak ada yang nggak terpakai dan cocok buat si baby. Liat barang lucu-lucu yang udah terbeli dan ditendang dengan kerasnya oleh si kecil jadi terbayar gempornya kaki. Apalagi pulang dari belanja langsung ke salon buat potong rambut+creambath, nyampe rumah dispa kaki sama suami. Aaahh…Jadi pengen belanja lagi *lirik dompet suami*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar