Seiring dengan usia kehamilan yang semakin bertambah dan kondisi serta bentuk tubuh yang pastinya juga semakin berubah, jadi tergoda untuk mendaftar beberapa hal yang mengelikan karena nggak kusangka akan kualami. Menyebutkan beberapa hal ini sebenarnya bukan karena ingin berkeluh kesah tapi karena ini hal-hal yang nggak pernah disebut di buku kehamilan atau artikel di majalah/internet. Dan baru tersadar ketika usia kehamilan dan badan sudah membesar. Meski gitu, insyaAlloh nggak mengurangi kebahagiaan berbadan mlembung
25.1.11
11.1.11
Happy shopping
Fiuh..akhirnya keinginan berbelanja barang bayi terlaksana sudah setelah sekian lama menahan hasrat, gairah dan napsu untuk beli-beli. Meskipun belanja kemarin itu sebenernya juga bukan pertama kali kita berdua belanja buat si kecil. Sebulan yang lalu, ketika mengantar saudara ke toko oleh-oleh, ada toko perlengkapan bayi di sebelahnya. Iseng, daripada liat keripik tempe berbagai rasa, kita masuk ke toko itu. Dan dengan dongonya, barang yang pertama kita beli itu adalah bak mandi karet bentuk bebek yang baru bisa dipake ketika si kecil 6 bulan. Lha gimana lagi, pas masuk toko itu, langsung terpesona liat bebek nangkring dengan semoknya di pajangan. Serasa liat kembaran. Ya sudahlah..beli dan berharap nanti anakku mandinya serasa di pangkuan mboknya. Secara bentuknya sama. Sama mlembungnya :D
![]() |
1.1.11
Kuis tak berhadiah
Ketika perut sudah mulai membusung, pertanyaan yang nggak bisa dihindari ketika bertemu orang baik itu yang kita kenal ataupun enggak adalah “jenis kelaminnya apa?” Suka bingung jawabnya, karena aku dan suami (sampai saat ini) masih bertahan belum kepengen tau. Nggak tau juga nanti kalau ternyata kita berdua nggak betah untuk ngintip si bayi (calon ortu labil). Jadi, ketika kita berdua jawab masih belum tau/ masih nggak pengen tau, reaksi dari orang – orang sekitar adalah mencoba ikut kuis yang nggak berhadiah ini dengan cara menebak kelamin si baby.
22.12.10
happy mothers day
tau nggak kenapa Tuhan memutuskan wanita yang harus mengalami menstruasi beserta PMSnya?
kenapa Tuhan memutuskan wanita yang harus mengandung selama sembilan bulan lebih dan mengalami mornick sicks beserta keluhan hamil lainnya?
kenapa Tuhan memutuskan wanita yang harus merasakan sakitnya melahirkan, merasakan memepertaruhkan nyawanya demi putra/putrinya?
kenapa Tuhan memutuskan wanita yang harus menyusui?
kenapa Tuhan memutuskan wanita yang bisa mengurus beberapa hal sekalgus? bekerja, membesarkan anak, mengurus suami?
kenapa Tuhan memutuskan wanitalah yang bisa menjadi tonggak rumah tangga?
kenapa Tuhan membuat wanita yang paling bisa mengurus anak dan tahu keutuhan anak?
Itu semua karena Tuhan memang menciptakan wanita lebih kuat dari pria...
happy Mothers day, love you ibuk :)
kenapa Tuhan memutuskan wanita yang harus mengandung selama sembilan bulan lebih dan mengalami mornick sicks beserta keluhan hamil lainnya?
kenapa Tuhan memutuskan wanita yang harus merasakan sakitnya melahirkan, merasakan memepertaruhkan nyawanya demi putra/putrinya?
kenapa Tuhan memutuskan wanita yang harus menyusui?
kenapa Tuhan memutuskan wanita yang bisa mengurus beberapa hal sekalgus? bekerja, membesarkan anak, mengurus suami?
kenapa Tuhan memutuskan wanitalah yang bisa menjadi tonggak rumah tangga?
kenapa Tuhan membuat wanita yang paling bisa mengurus anak dan tahu keutuhan anak?
Itu semua karena Tuhan memang menciptakan wanita lebih kuat dari pria...
happy Mothers day, love you ibuk :)
10.12.10
Kick me, baby!
Ah, akhirnya lebih dari separuh perjalanan terlewati. Alhamdulilah usia si bayi sudah 23 minggu. Baju kantor yang kemarin masih muat sudah nggak mau menampung perut buncit ini, sepatu yang dulu nyaman sudah nggak mampu menopang tubuh bengkak ini, jaket yang dulu mbois sekarang sudah turun kasta jadi pajangan almari karena reseletingnya sudah nggak bisa diajak kerjasama, dan baju-baju rumah pun sudah berontak nggak mau menampung kami berdua. Ohh..kemanakah tubuh Beyonce-ku..(menggigau). Periksa ke dokter, Alhamdulilah sehat dan seperti biasa kena omelan lagi dari dokternya karena (lagi-lagi) berat badan melonjak. Sampai dokternya penasaran. Meriksa kaki nggak bengkak, tapi kok bb naik banyak. Ditanyai orang tua berbadan besar atau nggak? (nggak). Punya penyakit diabetes? (enggak). Suka makan manis-manis? (err..nggak juga). Pas diliat, bb janin katanya termasuk normal, yaitu 651 gr. Jadi jawaban sederhana (tapi menohok) dari dokternya adalah..”Yah berarti memang makanan mbok’e. Kalau makan malam, nasinya sedikit aja (padahal percuma kalau malam makan sedikit, tengah malam pasti kencan sama rice cooker), terutama (lagi-lagi) karbohidrat dikurangi”. Ahhhhh..padahal karbohidrat adalah sahabat karibku L *obrak-abrik ruang dokter*.
30.10.10
Feel so Sitimewa…because all of you ^_^
Kehamilan itu ternyata membuat sesorang jadi sitimewa. Dan aku bukan sedang berbicara tentang segala perubahan fisik dan esmosi. Iya, fisik memang berubah. Dari yang semula langsing & tirus (menipu diri) sekarang jadi mengelembung dan nyempluk. Gimana nggak menggelembung, wong dalam sebulan timbangan naik 5 kg (dibahas). Untungnya suami menunjukkan bukti kesetiannya dengan…angka di timbangan yang juga bergeser 5kg dalam tempo sebulan. Ckck.. welcome to ‘weteng njemblung family’. Selain itu esmosi pun ikut berubah. Dari yang semula penyabar (menipu diri part 2), moodnya menjadi naik turun. Kondisi tubuh pun begitu. Kalau dulu diajakin jalan, keliling, maen, sanggup-sanggup aja. Tapi begitu hamil, selain alasan utama memang gampang capek, mood dolen pun ikut sirna.


4.10.10
Berlari untuk sepotong pizza..
3 Oktober ini, nggak terasa sudah 1 tahun pernikahan. Ternyata gini ini ya yang namanya nikah. Rasanya pertama-tama aneh, tapi seru. Mungkin kayak menikmati pizza dengan aneka topping. Mulai dari tuna dan jamur yang yummy, keju yang bikin gregetan, paprika yang rasanya menyebalkan, merica yang pedesnya bikin nagih, tomat yang seger, bawang Bombay yang kadang eneg, nanas yang kecut, dan ada manisnya mayonnaise.
Langganan:
Postingan (Atom)





